IBNU THOHIR 932506915
KELAS RABU 14.40-16.20
Laporan Kegiatan Pembuatan Film Pendek ESPERO
KELAS RABU 14.40-16.20
Laporan Kegiatan Pembuatan Film Pendek ESPERO
MUKADIMAH
Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, kegiatan produksi film pendek “Trik
Jitu Menghadapi Dosen Killer saat Terlambat” telah selesai dilaksanakan tanpa
adanya kendala yang berarti.
Perencanaan yang matang, masukan-masukan dan dukungan dari pak Syamsul
selaku dosen pengampu serta rekan-rekan lainnya sangat membantu sekali
kelancaran program ini. Secara umum program berhasil dilaksanakan. Tahapan
persiapan berjalan tanpa kendala sama sekali. Tahap produksi atau pengambilan
gambar (shooting) memang mengalami kendala. Kendala utama terletak pada
Bla bla bla.
DASAR PELAKSANAAN
Memenuhi tugas mata kuliah E-Learning.
TUJUAN
1.
Media kreativitas mahasiswa IAIN
Kediri jurusan Pendidikan Bahasa Arab dalam bidang sinematografi,
2.
Menumbuhkan kebiasaan riset dan
penelitian dalam semua bidang, terutama dalam kegiatan-kegiatan ilmiah,
3.
Menjadi media dokumentasi atas
hasil pengamatan dan pengembangan ide terhadap kondisi diri dan sosial,
4.
Media apresiasi anak muda/pelajar
pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya,
5.
Menghadirkan tontonan menghibur
bagi masyarakat,
6.
Media publikasi yang efektif
terhadap keberadaan IAIN Kediri.
PELAKSANAAN KEGIATAN
1.
PERSIAPAN
Proses persiapan
dilakukan dengan tujuan agar pembuatan video berjalan sesuai dengan tujuan dan
berakhir menjadi suatu karya yang layak untuk dipublikasikan. Proses persiapan
diakukan pada awal kinerja sebelum proses pengambilan gambar, dengan melibatkan
seluruh anggota kelompok 1 E-Learning. Berikut beberapa langkah persiapan yang
dilakukan sebelum proses shooting, diantara adalah:
a.
Diskusi ringan sebagai langkah penentuan tema film
yang akan diambil.
b.
Setelah menentukan tema yang tepat, maka langkah
selanjutnya yang diambil adalah mencari referensi film pendek sesuai dengan
tema yang diambil di beberapa situs media.
c.
Setelah menemukan beberapa referensi terkait film
yang akan diambil, maka seluruh anggota kelompok kembali berdiskusi mengenai alur
cerita film.
d.
Casting atau
pemilihan peran dilakukan setelah proses penentuan alur cerita selesai.
e.
Casting
dilakukan kepada seluruh anggota kelompok dengan pertimbangan: dari 6 anggota,
4 diantaranya terpilih sebagai aktor film, 1 sebagai pemeran pembantu dan 1
anggota lainnya bertugas sebagai editor dan kameramen.
f.
Selanjutnya naskah disusun sesuai dengan rencana
dengan melibatkan beberapa anggota kelompok. Naskah yang disusun sebanyak 18
adegan (scene).
g.
Penentuan tempat dan properti yang digunakan kemudian
didiskusikan bersamaan dengan latihan baca script (naskah) pada tanggal
8 Oktober 2018.
h.
Selanjutnya, latihan pengambilan gambar dilakukan
sebanyak dua kali, yaitu: pertama pada hari Jum’at tanggal 12 Oktober
2018, sekitar pukul 13:20 hingga pukul 15:30, dan kedua pada hari Senin
tanggal 15 Oktober 2018, sekitar pukul 13.00 hingga pukul 14.15 di kampus IAIN
Kediri.
2.
PRODUKSI (SHOOTING)
Melalui beberapa
proses latihan, maka proses shooting pun dapat dilakukan dengan cepat
tanpa membutuhkan banyak waktu. Proses produksi berlangsung satu kali dalam
satu hari, pada hari rabu, tanggal 17 Oktober 2018, pada pukul 13.00 hingga
pukul 14.40. Adapun rincian proses produksi yang diambil adalah sebagai
berikut:
a.
Adegan yang diambil sebanyak 18 adegan dengan latar suasana
kelas di ruang kuliah J-302 gedung Tarbiyah Jurusan PBA.
b.
Seluruh adegan diambil pada tempat dan waktu yang
sama, karena durasi film yang cukup pendek dan cerita yang cukup luwes,
sehingga proses produksi dapat diambil secara cepat dan tidak membutuhkan
banyak waktu maupun tempat.
c.
Proses pengambilan gambar dilakukan dengan
menggunakan kamera ponsel dengan kualitas kamera bagus.
3.
PERBAIKAN (EDITING)
Proses editing
berlangsung lama, karena melibatkan beberapa aplikasi editing dan banyak
adegan. Dari 18 adegan menjadi 9 adegan yang mengharuskan dipotong karena
terdapat kesalahan take action. Aplikasi yang digunakan dalam proses editing
ini adalah aplikasi software Camtasia dan aplikasi edit audio
Audiocity.
Proses editing dilakukan dengan beberapa
langka:
a.
Memotong beberapa adegan yang salah ketika proses
pengambilan gambar berlangsung.
b.
Memasukkan efek suara pendukung.
c.
Mengedit audio melalui aplikasi software
Audiocity.
d.
Memasukkan beberapa lagu pendukung (OST/Original
Soundtrack)
e.
Dan lain sebagainya.
4.
PUBLIKASI/ DISTRIBUSI
Film pendek ini
dipublikasikan di beberapa akun sosial media terpopuler saat ini. Karena tujuan
utama pembuatan film ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
E-Learning, maka untuk saat ini, belum ada ide untuk mengikutsertakan film ini
pada kompetisi atau festival film apapun. Adapun distribusi film ini akan
dilakukan melalui:
a.
Akun sosial media YouTube.
b.
Akun sosial media Instagram.
c.
Dan akun sosial media Facebook.
SINOPSIS
Sudah menjadi hal yang
lumrah dan tak asing lagi, bagi setiap mahasiswa yang telah melalui beberapa
dekade masa perkuliahan, terlambat masuk kelas. Hal ini dapat dipicu oleh
beberapa faktor dan alasan sehingga mahasiswa tersebut tidak bisa datang tepat
waktu. Tidak akan menjadi masalah besar bila seorang mahasiswa terlambat masuk
kelas dan yang tengah mengajar adalah tipe dosen penyabar, penyayang dan cinta
damai. Namun berbeda halnya, bila mahasiswa tersebut terlambat masuk kelas dan
dosen yang dihadapi adalah tipe dosen pemarah dan sulit diajak kompromi. Hal
ini tentu akan berakibat buruk terhadap masa depan mahasiswa yang bersangkutan.
Oleh sebab itu, tak jarang ide-ide gila muncul dari otak mahasiswa demi berada
pada zona aman meskipun terlambat masuk kelas.
Dalam film ini,
diulas beberapa trik yang biasa digunakan oleh mahasiswa saat terlambat masuk
kelas disaat yang tengah mengajar adalah tipe-tipe dosen killer. Trik-trik ini disusun sesuai dengan karakter
masing-masing mahasiswa. Tipe sok rajin akan menggunakan alasan religionitas-nya
sebagai alasan keterlambatannya. Berbohong bahwa baru saja menyelesaikan
tugas-tugas pondok adalah trik aman para mahasiswa yang berkedok santri.
Sedangkan tipe penggemar drama akan berakting super dramatis demi terhindar
dari hukuman dosen killer. Pura-pura baru saja kecelakaan dan berjalan
pincang cukup berhasil mengelabuhi dosen killer yang setiap saat siap
menghukum keterlambatannya. Para pemalas
yang setiap harinya suka bangun telat juga punya cara jitu agar
keterlambatannya bisa dimaklumi oleh dosen killer. Berbohong dengan
dalih telah turut mengevakuasi korban kecelakaan (seekor kucing) adalah salah
satu trik aman yang digunakannya ketika terlambar masuk kelas, karena mahasiswa
ini tahu kelemahan sang dosen pecinta kucing ini.
Film ini disusun dengan
genre komedi, sehingga segala bentuk perilaku yang ditayangkan hanya untuk
hiburan semata. Tidak ada niatan untuk mendoktrin siapun untuk mengikuti trik
yang ditayangkan, sebab pada hakikatnya, trik-trik itu adalah kebohongan semata
dan perilaku yang demikian tidak seharusnya dilakukan oleh seorang mahasiswa
yang ber-etika.
LOKASI
Lokasi pengambilan gambar dilakukan di
ruang kuliah J-302 gedung Tarbiyah Jurusan PBA, IAIN Kediri.
- PESAN
Pesan yang ingin di sampaikan dalam film pendek ini adalah :
Berkatalah dengan sejujurnya walau itu pahit
EVALUASI DAN MASUKAN
Rekomendasi untuk kegiatan mendatang yang sejenis, beberapa
evaluasi setelah melakukan pelaksanaan program, antara lain:
a)
Menyiapkan pemain yang sesuai dengan karakternya sehingga
memudahkan dalam tahap pelaksanaan shoooting
b)
Menyiapkan naskah skenario agar bisa dipelajari terlebih dahulu
oleh para pemain
c)
Melakukan sesi latihan diusahakan langsung pada tiap adegan yang
terdapat pada skenario film
d)
Menyiapkan jadwal yang detail saat proses pengambilan gambar
terkait dengan adegan-adegan agar tidak terjadi pengulangan
e)
Breefing tentang pengenalan dan latihan sesuai dengan tugas dan
fungsi dari masing-masing produksi
f)
Menyiapkan setidaknya 1 hari untuk mengantisipasi adanya
pengulangan scene sebelum akhirnya di edit
g)
Survei lapangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar