Strategi Pembelajaran Qira’ah
(Membaca)
Oleh:
IBNU THOHIR 932506915
KELAS RABU 14.40-16.20
IBNU THOHIR 932506915
KELAS RABU 14.40-16.20
M
|
embaca merupakan materi
terpenting di antara materi-materi pelajaran. Siswa unggul dalam pelajaran
membaca mereka unggul dalam pelajaran yang lain pada semua jenjang pendidikan.
Begitu juga, siswa tidak akan bias unggul dalam materi manapun dari
matrei-materi pelajaran kecuali jika siswa mempunyai kemampuan keterampilan
membaca yang baik. Oleh sebab itu membaca merupakan sarana yang utama untuk
mencapai tujuan pembelajaran bahasa, lebih-lebih bagi pembelajar bahasa Arab
non Arab dan tinggal di luar Negara-negara Arab seperti para pembelajar
Indonesia.
Membaca adalah salah satu
keterampilan berbahasa yang tidak mudah dan sederhana, tidak sekedar
membunyikan huruf-huruf atau kata-kata akan tetapi sebuah keterampilan yang
melibatkan berbagai kerja akal dan pikiran. Membaca merupakan kegiatan yang
meliputi semua bentuk-bentuk berpikir, memberi penilaian, memberi keputusan,
menganalisis dan mencari pemecahan masalah. Maka terkadang orang yang sedang membaca
teks harus berhenti sejenak atau mengulang lagi satu atau dua kalimat yang
telah dibaca guna berpikir memahami apa yang dimaksud oleh bacaan.
Seperti perbedaan gambaran
metode pembelajaran bahasa kedua untuk pembelajaran qira’ah maka berbeda
pula ketrampilan membaca ini. Contohnya
jika menggunakan metode nahwu wa tarjamah maka secara ringkas langkah-langkah
pembelajaran membaca dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Guru
memulai pelajaran dengan membacakan teks
bahasa Arab
b) Kemudian
guru menerjemahkan teks terhadap bahasa siswa (B2)
c) Pelajaran
dilanjutkan dengan penjelasan dari guru
d) Terakhir
siswa mengulang bacaan yang telah dipelajari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar